Bertemanlah hingga ke surga.
24 Juni 2018. Ust. Musyaffa' Ad Dariny.
Tempat: Masjid Toyibah, Semarang.
1. Carilah teman dekat yang baik agamanya.
Dalam sebuah pepatah Arab:
الصاحب ساحب
Sahabat itu menarik sahabatnya.
Ada orang yang dulunya shalih, karena sahabatnya buruk, ia berubah drastis. Ada yang orangtuanya baik dan shalih, anaknya menjadi buruk karena teman akrabnya.
Ada orang yang semangat mengaji karena temannya. Maka carilah teman yang senantiasa mengajak ke kebaikan.
Teman yang baik tak hanya menggeret di dunia, namun juga di akhirat.
"Perbanyaklah menjalin teman beriman, karena mereka pada hari kiamat mempunyai syafaat".
Syafaat adalah menyelamatkan temannya untuk mendapat kebaikan.
Dalam hadis riwayat Imam bukhari muslim
"Kalian (pada hari kiamat) tidaklah lebih banyak permintaannya melebihi orang mukmin daripada yang meminta hak mereka. Dan bila mereka melihat dirinya selamat di surga, mereka meminta pada Allah "wahai Rabb kami, dimana saudara kami yang dahulu shalat, puasa, dan melakukan amal shalih bersama kami?" Allah berfirman "pergilah kalian (ke neraka) untuk menyelamatkan kemudian siapa yang kalian dapati di hatinya sekadar dinar keimanan, keluarkanlah ia dari neraka", makan Allah melindungi mereka dari api neraka, sebagian dari teman mereka sudah dilalap api sampai kaki, atau betis, orang yang datang dari surga mengeluarkan teman2 yang ia kenal di dunia. Maka para nabi, malaikat, dan orang mukmin dapat memberi syafaat untuk orang lain".
2. Berusahalah untuk meminta nasehat dan memberi nasehat. Karena ini merupakan hak persaudaraan.
"Demi masa, sesungguhnya manusia benar2 berada dalam kerugian yang nyata. Kecuali orang yang beriman dan melakukan amal shalih, dan berwasiat dalam kebaikan dan kesabaran. QS al-ashr
Kadang tak ada yang tau keburukan kita kecuali teman kita. Ia lebih tahu keburukan kita daripada diri sendiri.
Memberi nasehat dapat menjadi wajib dalam beberapa keadaan.
Kewajiban muslim atas muslim lainnya ada enam, salah satunya, apabila ia minta nasehat padamu, maka berilah nasehat untuknya.
Bila merasa tidak mampu menasehati karena minim ilmu, utarakan dengan baik.
3. Cintailah teman karena Allah.
Karena orang yang demikian nantinya akan dapat naungan Allah pada hari kiamat.
Tujuh golongan "Dua orang yang saling mencintai karena Allah".
Allah pada hari kiamat mengatakan "Mana orang yang saling mencintai karena keagunganku? Hari ini akan Aku akan berikan naungan pada mereka di hari yang tiada naungan meliankan naunganku."
Mencintai karena Allah, mencintai kebaikan mereka, takwa dan keimanannya. Karena kebaikan orang tersebut dicintai Allah.
Mencintai seseorang karena Allah dapat membuat seseorang mencicipi manisnya iman.
"(1) Apabila Allah dan Rasulnya lebih ia cintai melebihi yang lainnya. (2) Apabila seseorang mencintai orang lain berdasarkan kecintaan pada Allah. (3) Apabila seseorag benci kembali ke kekufuran sebagaimana ia benci dilemparkan ke neraka".
4. Jangan cinta berlebihan.
"Cintailah seseorang dengan sewajarnya, karena suatu saat ia jadi orang yang kau benci. Bencilah seseorang sewajarnya, karena bisa jadi ia jadi orang yang kau cintai".
5. Banyak mengucapkan salam.
Agar pertemanan kita menyampaikan ke surga.
"Kalian tak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan iman kalian tak sempurna sampai kalian mencintai satu lainnya. Maukah kalian aku kabarkan amalan yang dapat membuat kalian saling mencintai? Sebarkan salam antara kalian".
6. Saling memberi hadiah.
"Saling memberi hadiahlah, niscaya kalian akan saling mencintai".
7. Jangan ada dusta di antara teman.
الصراحة راحة
Berterus terang mendatangkan rasa nyaman.
Jangan pernah berdusta, karena ia dapat menarik ke keburukan. Bila seseorang terus menerus berdusta, Allah akan masukkan ia ke dalam barisan oara pendusta.
إياكم و الصدق...
Orang yang sering berdusta akan membuat orang lain tidak mempercayainya. Dusta membawa keburukan dunia-akhirat.
8. Jadilah orang yang dermawan, sesuai kemampuan, tidak berlebihan.
Diantara tanda orang yang dicintai Allah adalah orang yang dermawan.
Dalam surat al-Furqan disebutkan sifat hamba kesayangan Allah, diantaranya:
"Dan apabila mereka menginfakkan mereka tidak berlebihan dan tidak pelit, tapi ia mengambil jalan tengahnya".
Orang dermawan akan dilancarkan rezekinya. Sedekah tak akan mengurangi harta seseorang walaupun sedikit.
Saba' 39.
"Katakan (wahai Muhammad), Rabbku adalah Dzat yang melapangkan rezeki pada hamba yang Ia kehendaki. Apapun yang kalian infakkan,pasti ia akan menggantinya, dan Allah lah sebaik-baik oemberi rezeki".
Tiap hari ada dua malaikat yang mendoakan limpahan rezeki bagi orang dermawan, dan mendoakan sempit rezeki bagi orang yang pelit.
Ali Imran, Allah menyebutkan ciri2 orang bertakwa;
"Orang yang bersedekah dalam keadaan lapang dan terhimpit".
9. Jangan menyombongkan kenikmatan yang Allah titipkan pada kita.
Orang sombong akan dijauhi jawan dan terhalang dari surga.
"Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat sedikit rasa sombong".
"Tidak ada seorang pun yang tawadhu kecuali Allah akan angkat derajatnya".
Diantara sikap sombong seseorang adalah memanggil teman dengan julukan yang tidak baik. Hal ini terlarang.
"Janganlah kalian saling melempar julukan buruk".
10. Jadilah pribadi pemaaf.
"Barangsiapa yang memaafkan kesalahan orang lain dan memperbaiki hubungannya, pahalanya tergantung Allah".
Allah menyebutkan banyak keutamaan memaafkan dalam al-Qur'an.
11. Jangan sampai ada perselisihan yang memecah belah.
Jangan berpikir bahwa dua orang teman selalu sepakat dalam semua urusan. Hal itu tidak mungkin.
"Kalau Rabbmu berkehendak, Ia akan menjadikan manusia umat yang satu. Tapi mereka terus-menerus berselisih".
Imam syafi'i, pernah berselisih pendapat dengan Yunus as-sadafi. Setelah keduanya berpisah, imam syafii merasa Yunus menjauhinya. Kemudian beliau berkata "Bukankah kita masih bisa bersaudara kendati kita selalu berselisih dalam banyak masalah pun?"
12. Saling mendoakan. Karena dengannya tanpa ia tahu, doa kita mustajab dan kembali didoakan malaikat dengan doa yang sama.
"Doa seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya, menjadi doa yang nustajab. Di sisi kepalanya ada malaikat yang ditugasi mendoakannya balik 'Aamiin, ya Allah ijabahi doanya dan bagimu hal yang sama'".
Para nabi selalu mendoaka orang lain. Seperti nabi ibrahim.
Wajnubni, rabbighfirli
13. Saling menziarahi.
Ziarah adalah ibadah.
"Ada seorang yang menziarahi saudaranya di desa lain. Maka Allah menugaskan malaikay untuk mengawasi orang ini. Saat malaikat menemuinya ia berkata "Kemana kau akan pergi?", ia menjawab "aku ingin berkunjung ke saudaraku di desa ini. "Apakah engkau punya kebutuhan yang ingin engkau lakukan?", "tidak, hanya saja aku mencintainya karena Allah", "ketahuilah aku adalah utusan Allah kepadamu, bahwa Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu itu". HR. Muslim.
14. Saling peduli.
"Siapa yang menghilangkan keadaan buruk seseorang, maka Allah akan menghilangkan masalahnya pada hari kiamat nanti".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar